PENUTUPAN KANTOR CABANG JAKARTA UTARA

FINANCIAL CHECK UP

[qsm quiz=2]

Bermanfaat kan? Yuk bantu sebarkan kebaikan ini yaa
[Sassy_Social_Share]

RESTRUKTUR PINJAMAN DAMPAK COVID-19

Bpk/Ibu Nasabah Yth.

Bersama ini kami sampaikan informasi perihal relaksasi yang dapat diberikan BPR CAR terhadap Debitur yang terkena dampak Virus Corona, adalah sebagai berikut:

1.       Prioritas Debitur yang mendapatkan relaksasi adalah :
 
  • Debitur yang menurut penilaian BPR CAR terkena dampak Virus Corona
  • Nilai pinjaman dibawah Rp 10 Milyar
  • Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
2. Relaksasi kepada Debitur dalam bentuk Penyesuaian Pembayaran Kewajiban. Adapun jenis relaksasi yang dapat diberikan, antara lain :
 
  • Perpanjangan jangka waktu;
  • Penjadwalan kembali; dan/atau
  • Jenis relaksasi lainnya yang diberikan oleh BPR CAR.
3. Tata cara pengajuan relaksasi dapat dilakukan dengan cara :
 
  • Pengajuan relaksasi dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang dapat di download disini atau melalui petugas BPR CAR.
  • Pengembalian formulir bisa dilakukan melalui email, pos tercatat atau melalui petugas BPR CAR.
  • Relaksasi pinjaman dapat diberikan setelah adanya persetujuan dari BPR CAR dengan mempertimbangkan kriteria nasabah yang terdampak wabah Virus Corona.
  • Persetujuan permohonan relaksasi akan diinformasikan oleh BPR CAR melalui saluran komunikasi BPR CAR.
  • Bagi Debitur yang telah mendapatkan persetujuan relaksasi tetap mengikuti persyaratan dan tata cara yang telah ditetapkan BPR CAR.
  • Bagi Debitur yang telah mendapatkan persetujuan relaksasi agar melakukan pembayaran angsuran dengan penuh tanggung jawab sesuai perjanjian relaksasi yang telah disepakati bersama.
4. Bagi Debitur yang tidak terdampak wabah Virus Corona agar tetap melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian.
5. Dapat kami sampaikan bahwa BPR CAR tetap beroperasi dan memberikan layanan kepada Nasabah.
6. Nasabah dihimbau agar selalu mengikuti informasi resmi dari BPR CAR dan tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoax.

Untuk keterangan lebih lanjut, Nasabah dapat menghubungi Petugas diseluruh jaringan Kantor BPR Central Artha Rezeki terdekat.

Terima kasih,
Direksi PT BPR CENTRAL ARTHA REZEKI

Berperilaku Cerdas di Tengah Ketidakpastian

Peristiwa menyakitkan dan memukul rakyat saat ini adalah adanya wabah virus Covid-19 yang kian hari memakan korban. Lantaran virus ini merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. 

Terhitung dari bulan Februari hingga saat ini, selama kurun waktu yang cukup panjang tersebut rakyat merasakan gersangnya laju ekonomi yang semakin turun hingga mencekam rakyat kalangan bawah. Menyikapi hal tersebut saya turut prihatin atas tersebarnya virus COVID-19 ini termasuk mereka yang berjuang melawannya.

Kecerdasan poin utama disemua kondisi, benarkah?

Pada dasarnya perilaku orang cerdas merupakan identik dengan seseorang yang berperilaku pintar dan memiliki kemampuan kerja otak serta logika yang lebih. 

Seseorang yang berperilaku cerdas berbeda dengan yang berperilaku pintar, sementara orang yang berperilaku pintar belum pasti berperilaku cerdas. Berikut merupakan kecerdasan yang perlu diperhatikan di masa sulit saat ini.

1. Mengelola Manajemen Keuangan

Orang yang berperilaku cerdas dengan situasi genting saat ini, mereka mampu mengelola majajemen ekonominya yang bagus serta tidak digunakan oleh ambisi dan hasrat psikologis dan seksualnya yang mana dia akan menyia-nyiakan dan menghabiskan hartanya dengan percuma.

Secara syariat dan norma kemasyarakatan, kepala rumah tangga bertanggung jawab untuk menafkahi keluarganya. seperti menyediakan pakaian, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan sewaktu keluarganya jatuh sakit. apabila menolak memenuhi sebagian hal diatas, dirinya akan diminta bertanggung jawab dihadapan syariat dan hukum kemasyarakatan. 

Adakalanya istri dan anak-anak tidak mengetahui kesulitan yang dihadapi kaum laki-laki. mereka acapkali menuntut dibekali ini dan itu. Terkadang kaum laki-laki memenuhi begitu saja permintaan tersebut sehingga uangnya ludes. Ini jelas keliru.

Adapun laki-laki yang cerdas dalam mengatur kehidupan ekonominya selalu berusaha membeli sesuatu yang lebih penting ketimbang yang penting. Ia lebih memprioritaskan segenap hal penting dan bersifat primer sesuai kemampuan keuangannya. Baru kemudian dirinya secara berangsur-angsur membeli sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan keluarganya. 

Dirinya sudah menyiapkan dana yang sekiranya diperlukan untuk keperluan jangka pendek maupun panjang, dan lain sebagainya. Kemudian seorang istri cerdas mampu menggunakan hasil jerih yang diperoleh seorang suami dengan cerdas tanpa mementingkan egonya. Kepala rumah tangga dengan istrinya yang berakal selalu berusaha membeli sesuatu sesuai dengan kemampuannya.

2. Tinggalkan Perilaku Hedonis

Kebijakan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anak memiliki peranan yang sangat penting, contohnya dengan menanamkan atau meninggalkan perilaku hedonis sejak usia muda kepada anak-anaknya. Disini dapat diambil contoh dengan adanya wabah maka pengeluaran uang semakin menipis. 

Posisi seorang istri juga sangatlah berpengaruh terutama pada penggunaan harta atau perbelanjaan. Inilah pelajaran besar tentang etika, sosial, serta ekonomi yang mana peran kecerdasan sangatlah diperlukan.

3. Tidak Berhutang

Hindari poin ke dua ini, menurut perspektif syariat, sistem perekonomian yang bertumpu di atas sistem hutang piutang amatlah buruk. Membeli peralatan rumah tangga yang kurang penting dengan cara berhutang memang menjadikan kehidupan keluarga secara lahiriyah begitu indah. namun, itu menjadi tiada artinya karena pada saat yang sama kebahagiaan dan keharmonisan keluarga mulai tercerabut. 

Kalau tanpa perhitungan dan bersikap boros, mereka pasti akan terkondisikan untuk berhutang. Jika sudah demikian, disuatu hari kelak, mereka pasti akan terjebak kondisi perekonomian yang tidak diinginkan dan semakin melilit dengan hutang piutang. Kemudian apabila mindset keduanya sejalan seyogianya menjauhkan diri dari kebiasaan berhutang, maka ancaman yang tidak diinginkan tidaklah ada.

4. Ruang usaha baru tanpa melanggar himbauan pemerintah

Bukan hanya pintar serta cerdas dalam mengatur keuangan saja, tetapi berusaha bagaimana agar kita dapat menghasilkan pemasukan dalam masa epidemic tanpa harus melanggar himbauan pemerintah. 

Saat menjalani WFH (Work From Home) berusahalah agar kita melihat peluang untuk mengisi lagi kantong yang kian surut. Bisa dimulai dengan hal yang terkecil membuka ruang usaha dengan online, usaha mandiri.

sumber : https://www.kompasiana.com

 

Siaran Pers : Beredarnya Informasi Hoax Terkait Analisis Kondisi Perbankan Akibat Dampak Virus Corona (Covid-19)

Siaran Pers: Beredarnya Informasi Hoax Terkait Analisis Kondisi Perbankan Akibat Dampak Virus Corona (Covid-19)

SP 27/DHMS/OJK/IV/2020
SIARAN PERS BEREDARNYA INFORMASI HOAX TERKAIT ANALISIS KONDISI PERBANKAN AKIBAT DAMPAK VIRUS CORONA (COVID-19)

Jakarta, 15 April 2020. Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan mengenai beredarnya informasi di masyarakat terkait analisis kondisi perbankan akibat dampak virus Corona yang isinya menggambarkan kondisi perbankan nasional dengan berbagai skenario, yang seolah-olah dikeluarkan oleh Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis. OJK menyampaikan bahwa dokumen dan informasi yang beredar tersebut adalah informasi hoax dan tidak benar.

Sebagaimana diketahui bahwa sejak 13 Maret 2020 OJK menerapkan kebijakan pemberian stimulus bagi perekonomian dengan diterbitkannya POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. Melalui kebijakan restrukturisasi ini, perbankan memiliki ruang mengendalikan potensi kredit bermasalah sebagai langkah countercyclical dampak penyebaran virus Corona untuk menopang sektor riil dan kinerja perbankan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Hal tersebut juga ditopang dengan kebijakan OJK mengenai penerapan PSAK 71 yang menggolongkan debitur yang mendapatkan restrukturisasi dalam stage-1 dan tidak diperlukan tambahan CKPN. Selain itu, OJK dalam penerapan PSAK 68, menunda pelaksanaan harga pasar (mark to market) selama 6 (enam) bulan dan menggunakan kuotasi per 31 Maret 2020 untuk penilaian surat-surat berharga yang dimiliki oleh bank.

Dari berbagai kebijakan stimulus yang telah dikeluarkan oleh OJK tersebut, dengan ini ditegaskan bahwa dokumen yang berisikan analisis yang beredar dimasyarakat adalah hoax dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

***

Informasi lebih lanjut:
Deputi Komisioner Humas dan Logistik Anto Prabowo Telp. 021.29600000 Email: [email protected]

– SUMBER ARTIKEL
SEMUA KEBIJAKAN OJK TERKAIT COVID-19 KLIK DISINI

Kode Bank Indonesia Terlengkap

Daftar Kode Transfer Bank di Indonesia

Kode transfer antar bank, biasanya berupa tiga digit angka. Tiap bank memiliki kode bank yang berbeda-beda. Maka sebaiknya, sebelum Anda melakukan transaksi ke rekening bank lain, Anda terlebih dahulu harus mengetahui kode bank tersebut. Jika Anda salah memasukkan kode bank tersebut, maka transaksi yang Anda lakukan tidak akan berjalan lancar.

Memang di mesin ATM maupun di Internet Banking sudah tersedia kode bank. Namun jika Anda harus memilih kode bank dari sekian banyak bank yang terdapat dalam menu atm tersebut, maka akan memakan waktu banyak dan tak lagi efisien. Berikut update kode bank per Maret 2019 yang bisa Anda masukkan sesuai rekening tujuan untuk melakukan transaksi:

Bank Negara, Daerah, Swasta, Syariah dan Lainnya

No.

Nama Bank

Kode

1

Bank BCA

014

2

Bank Mandiri

008

3

Bank BNI

009

4

Bank BNI Syariah

427

5

Bank BRI

002

6

Bank Syariah Mandiri

451

7

Bank CIMB Niaga

022

8

Bank CIMB Niaga Syariah

022

9

Bank Muamalat

147

10

Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN)

213

11

JENIUS

213

12

Bank BRI Syariah

422

13

Bank Tabungan Negara (BTN)

200

14

Permata Bank

013

15

Bank Danamon

011

16

Bank BII Maybank

016

17

Bank Mega

426

18

Bank Sinarmas

153

19

Bank Commonwealth

950

20

Bank OCBC NISP

028

21

Bank Bukopin

441

22

Bank BCA Syariah

536

23

Bank Lippo

026

24

Citibank

031

25

Indosat Dompetku

789

26

Telkomsel Tcash

911

27

Bank Jabar

110

28

Bank DKI

111

29

BPD DIY

112

30

Bank Jateng

113

31

Bank Jatim

114

32

BPD Jambi

115

33

BPD Aceh

116

34

Bank Sumut

117

35

Bank Nagari

118

36

Bank Riau

119

37

Bank Sumsel

120

38

Bank Lampung

121

39

BPD Kalsel

122

40

BPD Kalimantan Barat

123

41

BPD Kaltim

124

42

BPD Kalteng

125

43

BPD Sulsel

126

44

BPD Sulut

127

45

BPD NTB

128

46

BPD Bali

129

47

Bank NTT

130

48

Bank Maluku

131

49

BPD Papua

132

50

Bank Bengkulu

133

51

BPD Sulawesi Tengah

134

52

Bank Sultra

135

53

Bank Ekspor Indonesia

003

54

Bank Panin

019

55

Bank Arta Niaga Kencana

020

56

Bank Buana IND

023

57

American Express Bank LTD

030

58

Citibank N.A

031

59

JP. Morgan Chase Bank, N.A

032

60

Bank of America, N.A

033

61

ING Indonesia Bank

034

62

Bank Multicor

036

63

Bank Artha Graha

037

64

Bank Credit Agricole Indosuez

039

65

The Bangkok Bank Comp. LTD

040

66

The Hongkon & Shanghai B.C. (Bank HSBC)

041

67

The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ LTD

042

68

Bank Sumitomo Mitsui Indonesia

045

69

Bank DBS Indonesia

046

70

Bank Resona Indonesia

047

71

Bank Mizuho Indonesia

048

72

Standard Chartered Bank

050

73

Bank ABN Amro

052

74

Bank Keppel Tatlee Buana

053

75

Bank Capital Indonesia

054

76

Bank BNP Paribas Indonesia

057

77

Bank UOB Indonesia

023

78

Korea Exchange Bank Danamon

059

79

Rabobank Internasional Indonesia

060

80

ANZ Panin Bank

061

81

Deutsche Bank AG.

067

82

Bank Woori Indonesia

068

83

Bank OF China Limited

069

84

Bank Bumi Arta

076

85

Bank Ekonomi

087

86

Bank Antardaerah

088

87

Bank Haga

089

88

Bank IFI

093

89

Bank Century

095

90

Bank Mayapada

097

91

Bank Nusantara Parahyangan

145

92

Bank Swadesi

146

93

Bank Mestika

151

94

Bank Metro Express

152

95

Bank Maspion

157

96

Bank Hagakita

159

97

Bank Ganesha

161

98

Bank Windu Kentjana

162

99

Halim Indonesia Bank

164

100

Bank Harmoni International

166

101

Bank QNB Kesawan

167

102

Bank Himpunan Saudara 1906

212

103

Bank Swaguna

405

104

Bank Jasa Jakarta

427

105

Bank Bisnis Internasional

459

106

Bank Sri Partha

466

107

Bank Jasa Jakarta

472

108

Bank Bintang Manunggal

484

109

Bank MNC / Bank Bumiputera

485

110

Bank Yudha Bhakti

490

111

Bank Agro Niaga

494

112

Bank Indomonex

498

113

Bank Royal Indonesia

501

114

Bank Alfindo

503

115

Bank Syariah Mega

506

116

Bank Ina Perdana

513

117

Bank Harfa

517

118

Prima Master Bank

520

119

Bank Peryarikatan Indonesia

521

120

Bank Akita

525

121

Liman International Bank

526

122

Anglomas Internasional Bank

531

123

Bank Dipo International

523

124

Bank Kesejahteraan Ekonomi

535

125

Bank Artos IND

542

126

Bank Purba Danarta

547

127

Bank Multi Arta Sentosa

548

128

Bank Mayora

553

129

Bank Index Selindo

555

130

Bank Victoria International

566

131

Bank Eksekutif

558

132

Centratama Nasional Bank

559

133

Bank Fama Internasional

562

134

Bank Sinar Harapan Bali

564

135

Bank Harda

567

136

Bank Finconesia

945

137

Bank Merincorp

946

138

Bank Maybank Indocorp

957

139

Bank OCBC – Indonesia

948

140

Bank China Trust Indonesia

949

Semoga Bermanfaat!

Nah itulah kode-kode transfer antar bank yang ada di Indonesia. Apabila Anda ingin mencari kode bank mana yang akan Anda transfer, Anda dapat dengan mudah menemukan kode bank tersebut dari tabel di atas. Setelah itu Anda hanya perlu mengetikkan tiga digit angka kode bank. Semoga daftar kode bank yang telah disebutkan di atas bermanfaat bagi Anda ketika melakukan transaksi dengan orang yang memiliki nomor rekening bank yang berbeda dari rekening bank Anda.

Sumber : cermati.com

Gaji Rasanya Cepat Habis? Coba Cari Tahu di Sini

Bertambahnya pengeluaran tentu akan mengurangi penghasilan yang didapatkan setiap bulan. Jika tidak segera dikendalikan, hal ini tentu akan memengaruhi tingkat kesehatan finansial dalam jangka panjang. Apa Anda menginginkan hal ini? Tentu saja tidak. Tak dimungkiri, banyak hal tak terduga yang pada dasarnya dapat menambah pengeluaran Anda sehari-hari tapi tidak disadari. Tenang, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar penghasilan yang sempat berkurang bisa bertambah kembali sedikit demi sedikit. Caranya, selidiki ke mana saja larinya uang gaji Anda.

Jadi, jika Anda merasa gaji sepertinya cepat habis, coba cari tahu dan telusuri dengan cara berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com.

  1. Analisis Dahulu Total Pengeluaran Akhir-Akhir ini Sebelum terlambat, coba analisis semua pengeluaran beberapa 7 hari atau 1 minggu belakangan ini. Lihat apakah jumlahnya lebih besar atau lebih kecil dari minggu lalu. Jika jumlahnya lebih besar, itu artinya Anda harus melakukan tata pengelolaan uang yang lebih ketat untuk sisa di minggu-minggu berikutnya. Jika tidak seperti ini, yang ada pengeluaran Anda semakin membengkak lagi. Akibatnya gaji yang Anda peroleh menjadi semakin tidak kelihatan wujudnya. Manfaatkan waktu-waktu kosong untuk menganalisis pengeluaran. Lakukan dengan teliti agar Anda bisa menemukan pos mana yang memiliki pengeluaran terbesar.




  2. Bandingkan dengan Pengeluaran di Masa Lalu Setelah dianalisis, bandingkan pengeluaran bulan ini dengan bulan sebelumnya. Tujuannya untuk mengetahui selisih pengeluaran antara dua bulan sekaligus. Apabila selisihnya tidak terlalu signifikan seperti Rp50.000 saja, itu artinya total pengeluaran Anda cenderung stabil setiap bulan. Apa yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah berusaha mengatur keuangan sebaik-baiknya untuk bulan depan. Alhasil, jumlah kas keluar menjadi lebih kecil. Coba bayangkan kalau bulan depan pengeluaranmu bisa hemat Rp 100.000 – Rp 200.000. Maka penghematan ini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain atau ditabung untuk cadangan keuangan di bulan depan.




  3. Pangkas Aktivitas Apa pun yang Menambah Biaya Dalam upaya menghemat, usahakan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Misalnya liburan, hangout bersama teman, nonton, atau pesta. Aktivitas seperti ini menyebabkan pengeluaran Anda bertambah drastis. Bahkan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat, lho! Selain menguras uang, aktivitas ini juga menguras waktu dan tenaga. Daripada bersenang-senang, lebih baik manfaatkan sisa waktu Anda untuk bersantai atau melakukan hal-hal bermanfaat di rumah. Pikirkan apa yang akan terjadi di hari esok jika Anda bersenang-senang hari ini. Ya, uang Anda akan habis. Jika Anda tidak menginginkan ini, lebih baik stay di rumah saja.





  4. Pastikan Pikiran Selalu Tenang Berapa banyak uang yang biasa Anda habiskan saat pikiran Anda sedang kacau? Pasti lumayan besar apalagi proses menenangkan pikiran membutuhkan waktu yang cukup lama. Waktu 30 menit pasti tidak cukup, tetapi 2-3 jam agar pikiran benar-benar bisa tenang. Coba bayangkan kalau Anda menenangkan pikiran di kafe dan duduk di sana selama berjam-jam, pengeluaran Anda mesti lebih banyak daripada mereka yang duduk selama 30 menit saja.















Ini bisa terjadi karena menu yang dipesan juga cenderung lebih banyak. Jadi pastikan agar pikiranmu tenang setiap saat. Jika ada hal-hal yang tidak mengenakkan, Anda bisa bercerita kepada teman atau kerabat. Dengan begini, Anda akan mendapatkan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jika sudah tahu ke mana saja uang gaji Anda selama ini hingga terasa seperti cepat habis saja setiap bulannya, lakukan perbaikan keuangan dengan cara berikut ini:

  1. Cari Pekerjaan Tambahan Bagi yang sudah memiliki pekerjaan utama, apa salahnya untuk mencari pekerjaan tambahan untuk menambah pundi-pundi pemasukan. Pekerjaan seperti freelancer, fotografer, atau jualan online shop pun menjadi alternatif yang sangat pas. Sebab ketiga pekerjaan ini bisa dilakukan sepulang kerja atau di sela-sela kesibukan sehari-hari. Meski pekerjaannya tampak sepele, tetapi uang yang bisa didapatkan lumayan besar lho! Apalagi kalau Anda sudah punya banyak klien atau pelanggan di luar sana. Agar jasa Anda digunakan oleh banyak orang, Anda harus mempromosikan diri dengan baik. Tunjukkan kualitas kerja Anda agar orang lain melirik dan segera mempekerjakan Anda.

  2. Jangan Lupa Menabung, ya? Jika sebelumnya Anda suka berfoya-foya demi kesenangan sesaat, sekarang saatnya untuk berubah. Sebab apa yang pernah Anda lakukan sangat tidak bermanfaat. Justru keuangan Anda menjadi bias dari perbuatan kala itu. Biasakan diri untuk menabung. Mulai dari menabung gaji dari pekerjaan utama hingga pekerjaan sampingan kalau Anda memilikinya. Melakukan transisi hidup dari yang boros menjadi hemat memang cukup sulit. Tetapi dengan kemauan dan tekad yang kuat, Anda pasti bisa mewujudkannya.

  3. Ingat! Investasi Juga Tak Kalah Penting Seperti namanya, investasi diperuntukkan untuk masa depan seseorang. Ya, masa depan kamu dan keluarga Anda. Misalnya untuk dana pendidikan anak, beli rumah, kendaraan baru, atau barang-barang mewah yang berharga mahal. Berinvestasi sejak dini akan mengamankan finansial Anda di masa yang akan datang. Semakin cepat dimulai, maka semakin banyak uang yang berhasil dikumpulkan nanti. Kamu tidak perlu menunggu sampai uang Anda banyak baru berinvestasi. Ada beberapa instrumen investasi yang bisa dibeli dengan uang Rp100 ribu saja, seperti saham atau reksa dana. Dengan modal sekecil ini, kamu bisa memperoleh imbal hasil dalam persentase tertentu setiap bulannya.

  4. Buat Anggaran Baru dan Patuhi! Menyusun anggaran memang sangat penting sehingga penggunaan uang menjadi tepat sasaran. Akan tetapi, tidak sedikit orang di luar sana salah menyusun anggaran. Alih-alih ingin menghemat, ujung-ujungnya tetap saja menjadi boros. Jika hal ini juga terjadi padamu, alangkah baiknya untuk menyusun anggaran yang baru. Anggaran baru tentu berisi hasil dari evaluasi anggaran lama, sehingga poin-poin di dalamnya tidak boleh sama. Setelah anggaran selesai dibuat, cobalah untuk mematuhinya. Belanjakan uang hanya untuk pos-pos yang tercatat di dalam anggaran, selebihnya tidak. Dengan cara ini, pengeluaran Anda akan semakin terkontrol dan penghasilan yang sedikit pun akan cukup untuk membiayai semua kebutuhan. Gaji Bulanan Terasa Cepat Berkurang? Tak Masalah Lagi Penghasilan yang berkurang bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Banyak cara yang bisa dilakukan agar penghasilan yang sedikit itu cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap bulan. Misalnya dengan memangkas arus pengeluaran yang tidak perlu atau mencari pekerjaan sampingan. Anda juga bisa melakukan 8 cara yang sudah dijelaskan di atas untuk mengurangi kekhawatiran terhadap penghasilan yang berkurang.

sumber : kompas.com

4 Kunci Kebahagiaan Bill Gates di Usia Tua.

Siapa tidak kenal pendiri Microsoft sekaligus miliarder Bill Gates? Dalam berbagai kesempatan, Gates kerap membagikan kunci suksesnya dalam banyak hal, baik bisnis, investasi, hingga kehidupan pribadinya. Ini termasuk kunci kebahagiaannya di usia yang sudah mencapai 64 tahun. Baca juga: Rahasia Kekayaan Bill Gates Meski Telah 20 Tahun Pensiun Dikutip dari Inc, Rabu (29/1/2020), berikut ini 4 kunci kebahagiaan Gates di usia yang sudah tak muda lagi.

  1. Teguh pada komitmen
    Ketika masih muda, Gates berkomitmen pada misi Microsoft, yakni ide untuk menempatkan sebuah komputer di setiap meja dan setiap rumah. Komitmen tersebut diteguhkan dengan kerja keras, namun akhirnya menjadi nyata. Setelah visi dan misinya terwujud, Gates pun menyusun yang baru. Visi dan misinya saat ini diwujudkan melalui yayasan yang didirikannya, yakni Bill and Melinda Gates Foundation. Yayasan tersebut berkomitmen memberantas penyakit menular seperti malaria dan polio, serta memperbaiki kondisi hidup warga di negara-negara miskin di dunia.

  2. Beramal
    Sebagai orang terkaya kedua di dunia, Gates sebenarnya bisa melakukan apa yang diinginkannya. Namun, ia memilih untuk selalu beramal. Melalui yayasan Bill and Melinda Gates Foundation, ayah tiga anak tersebut melakukan berbagai kegiatan filantropi selama bertahun-tahun. Kegiatan amal yang dillaukannya itu pun tak ada tanda-tanda surut. Pada tahun 2006, Gates meyakinkan sahabatnya, miliarder dan investor kawakan Warren Buffett untuk mendonasikan kekayaannya sebesar 31 miliar dollar ke yayasan yang ia dirikan. Keduanya pun kemudian mendirikan gerakan Giving Pledge. Gerakan tersebut mengajak para miliarder dunia untuk mendonasikan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan amal. Sudah lebih dari 200 orang miliarder dunia ikut dalam gerakan tersebut dan menyumbang kekayaannya untuk berbagai kegiatan amal di seluruh dunia. Anda pun tak perlu menjadi orang kaya atau miliarder untuk melakukan hal yang sama seperti Gates. Setiap orang bisa berkontribusi sesedikit apapun untuk membantu orang lain. Mulailah dengan waktu atau uang yang dapat Anda sisihkan. Dengan membantu orang lain, Anda dapat melihat dampaknya dan perubahan yang dibuat dari tindakan Anda
  3. Menghargai tubuh sendiri
    Gates merupakan pemain tenis ulung. Oleh sebab itu, ia menyadari betul kaitan antara berolahraga dan kebahagiaan. Penelitian ilmiah pun membuktikan ini. Manfaat kesehatan dari berolahraga sangat banyak, mulai dari berat badan yang terkendali, penurunan risiko penyakit jantung, hingga perbaikan kesehatan mental dan suasana hati secara menyeluruh. Anda hanya memiliki satu tubuh, maka jaga dan rawatlah dengan baik. Studi pun menemukan, orang dewasa yang aktif secara fisik tampak 9 tahun lebih muda ketimbang orang dewasa seumuran yang tidak melakukan kegiatan fisik secara aktif.
  4. Luangkan waktu untuk keluarga
    Banyak anggapan bahwa pengusaha sukses menghabiskan puluhan jam seminggu untuk bekerja keras dan meraih kesuksesan. Namun, faktanya pola kerja seperti ini tidak sehat dan berkelanjutan. Stres di tempat kerja kini menduduki peringkat atas dari beberapa penyebab kematian di sejumlah negara maju termasuk AS. Menghabiskan waktu secara berlebihan dalam bekerja artinya tidak memiliki banyak waktu untuk hal lainnya. Akhirnya, waktu yang seharusnya dihabiskan bersama keluarga menjadi sangat sedikit. Hal ini bisa menyebabkan stres hingga memicu risiko kesehatan. Luangkan waktu bersama keluarga dengan tidak menciptakan batasan. Anda bisa menghabiskan waktu bersama keluarga pada pagi hingga sore hari, lalu kembali mengecek e-mail dan pekerjaan saat anak-anak sudah tidur. Menciptakan batasan yang serupa di tempat kerja juga dapat membantu Anda meraih kesuksesan yang Anda butuhkan dalam waktu yang telah ditentukan sendiri.

Sumber : kompas

Ingat, Lapor SPT Tahunan Sebelum 31 Maret 2020

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mewajibkan Anda wajib pajak untuk melapor surat pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun pajak 2019. Kabid P2Humas Kantor Wilayah DJP Jakarta Timur, Widi Widodo mengatakan, Wajib Pajak (WP) orang pribadi harus melapor SPT Tahunan sebelum jatuh tempo pada 31 Maret 2020 mendatang. “Iya, sampai 31 Maret. Jadi tinggal melaporkan bukti potong saja,” kata Widi di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Namun, dia mengimbau, pelaporan SPT Tahunan hendaknya jangan mendekati akhir Maret untuk menghindari berbagai kendala yang tak diinginkan, seperti penolakan karena menyampaikan SPT secara tidak lengkap karena tergesa-gesa.

a

Kabid P2Humas Kantor Wilayah DJP Jakarta Timur, Widi Widodo (kedua kiri) dalam konferensi pers penanganan pelanggaran pajak di Jakarta, Kamis (30/1/2020).(KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)

Atau bisa juga karena lambatnya situs web untuk menyampaikan e-filling karena banyak yang mengakses, antrean panjang saat datang ke kantor pajak, dan pengenaan denda saat Anda telat melapor. “Betul. Jadi enggak usah tenggat waktu tanggal 31 Maret-nya,” ujar Widi. Baca juga: Lapor SPT Lewat dari 31 Maret, Diterima atau Harus Bayar Denda Dulu? Adapun Widi menyebut, setiap wajib pajak harus melaporkan SPT meski pemerintah telah mengantongi data pendapatan masyarakat melalui catatan NPWP. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Perpajakan. Dalam UU disebutkan, SPT berfungsi sebagai sarana bagi WP untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang dan pemenuhan pembayaran pajak setahun terakhir. Dengan kata lain, SPT menjadi alat penelitian atas kebenaran penghitungan pajak terutang yang diberitahukan oleh WP sebelumnya.

sumber : kompas.com

Tips Aman Transaksi E-Banking.

Top