BPR CAR

Dana pinjaman adalah sebuah tanggungan yang harus dikembalikan setiap bulan. Idealnya, dana pinjaman tidak boleh digunakan untuk barang konsumtif karena hanya akan merugikan diri sendiri dengan membayar bunga. Alangkah baiknya jika kita memanfaatkan dana pinjaman untuk sesuatu yang produktif, seperti membuka bisnis atau ekspansi bisnis. Pengusaha sukses pun masih meminjam uang di bank untuk mengembangkan bisnisnya agar semakin menggurita.

Tetapi apakah mereka suka berfoya-foya dengan uang pinjaman itu? Mari kita lihat dari sudut Pandang mereka agar kita bisa belajar bagaimana mengatur keuangan seperti para pengusaha Sukses.

Dana pinjaman untuk menghasilkan uang
Meminjam uang di bank memang memberikan efek adiktif. Sekali kita disetujui, maka untuk Selanjutnya kita akan berpikir untuk mengajukan pinjaman lagi, entah untuk membeli rumah, Kartu kredit, dan sebagainya. Lalu bagaimana dengan pengusaha sukses? ternyata para pengusaha sukses tidak akan melakukan hal-hal merugikan seperti itu.

Mereka selalu berusaha Untuk melipat gandakan dana pinjaman melalui bisnisnya. Mereka tidak menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif atau sekedar gaya-gayaan. Mereka memandang pinjaman dari bank merupakan tanggung jawab besar baik bagi dirinya secara pribadi maupun bagi bank.

Mengerti tujuan penggunaan uang tersebut
Ketika mereka baru merencanakan pengajuan dana pinjaman, mereka sudah mempunyai tujuan Untuk apa uang tersebut. Setiap rupiah yang dikeluarkan sudah diperhitungkan dan ditarget harus Menghasilkan berapa rupiah lagi. Jika saat ini anda masih menghabiskan uang gaji di awal bulan Dan kehabisan uang di akhir bulan, maka pengaturan anda patut dipertanyakan dan harus segera diubah.

Tidak suka mengkoleksi barang mewah
Gaya hidup tidak bisa terus diikuti. Para pengusaha sukses tidak pusing memikirkan anggapan orang lain tentang berapa barang mewah yang dia miliki, apa merk mobilnya, dan tipe berapa handphone yang dimilikinya. Mereka memang bisa membeli barang-barang mewah, dan sesekali melakukannya. Tetapi mereka menganggapnya sebagai reward untuk diri sendiri dan tidak dijadikan kebiasaan.

Tabungan untuk keperluan mendadak
Walaupun mereka berinvestasi di banyak bidang, mereka tetap menyisihkan uang di suatu Rekening untuk keperluan mendadak. Pengusaha sukses selalu mempertimbangkan dan menghitung setiap resiko yang bisa saja datang secara tiba-tiba, baik untuk diri sendiri maupun bisnisnya dan dengan menyisihkan tabungan ini, mereka bisa dengan mudah mengambilnya jika suatu saat salah satu resiko tersebut muncul, seperti sakit, bisnis merugi, dan sebagainya.

Berani mengambil resiko
Menyimpan uang di bank bukanlah solusi yang tepat untuk menyimpan uang dalam jumlah besar. Karena bank akan mengambil dana untuk biaya administrasi setiap bulan. Untuk itulah mereka lebih suka menggunakan uangnya untuk investasi, seperti membuka bisnis baru, masuk ke pasar saham, dan lain sebagainya.

Dari sini kita belajar bahwa untuk menjadi sukses harus berani mengikat keinginan konsumtif Kita. Untuk menjadi sukses, kita harus pintar mengatur uang dan membuatnya bekerja untuk kita. Untuk berkonsultasi tentang skema investasi yang menguntungkan, sebaiknya lakukan di lembaga keuangan yang bonafit dan terpercaya, seperti BPR CAR (CENTRAL ARTHA REZEKI) yang bisa diakses di

www.bprcar.com