BPR CAR

Banyak orang selalu mengeluh penghasilannya kurang dan tidak bisa menutupi kebutuhan hidupnya. Padahal, yang terjadi adalah mereka tidak bisa mengatur keuangannya. Hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, keuangan 49 persen masyarakat Indonesia masih didominasi dengan tujuan jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mempertahankan hidup. Sehingga Tak jarang pendapatan mulai menipis menjelang akhir bulan. Kadang juga tabungan terpakai untuk memenuhi kebutuhan tersier.
saat ini lagi trend Slogan You Only Live Once (YOLO)yang membuat mereka merasa bebas melakukan apa yang diinginkan, para milenial menganggap diri mereka kaya kalau bisa menonton konser, traveling supaya bisa selfie dengan latar berbeda-beda. Biaya hidup sebenarnya murah, biaya pamer yang mahal dengan gaya hidup YOLO tanpa peduli dengan kemungkinan yang akan terjadi ke depan, para milenial akan bangkrut sebelum berusia 40 tahun.
Setidaknya ada tiga kesalahan pengelolaan keuangan yang sering dialami, yaitu tidak memiliki arah dan tujuan keuangan, gagal mengatur arus kas uang, dan kurang mempersiapkan tabungan atau dana darurat.

Pengaturan keuangan bisa dilakukan dengan membagi-bagi penghasilan ke dalam beberapa pos. Sekitar 30 persen untuk biaya hidup, mencakup makan dan transportasi, 30 persen untuk membayar cicilan, 10 persen dana darurat, 15 persen investasi, 10 persen untuk gaya hidup, dan 5 persen untuk zakat atau sedekah.

sumber : Kompas