BPR CAR

Salah satu cara menghindari kejahatan pemalsuan uang adalah dengan melakukan transaksi secara non-tunai, misalnya melalui transfer bank, kartu debit atau kartu kredit. Dalam transaksi sehari-hari, sangat mungkin kita menemukan uang tunai yang diragukan keasliannya.

Menurut Staf Humas Bank IndonesiaErik Muliawan, selain menggunakan  pemeriksaan uang dengan sinar ultraviolet, ada 3 cara mudah mengenali keaslian uang rupiah, yaitu dengan teknik 3 D, diterawang, diraba, dan dilihat. Uang kertas rupiah asli memiliki 7 tanda pengaman sebagai berikut:

  1. Tanda Air (Watermark). Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.

  2. Benang Pengaman (Security Thread). Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar di bawah sinar ultraviolet dengan satu warna atau beberapa warna.

  3. Cetak Intaglio. Cetakan yang terasa kasar apabila diraba.

  4. Gambar Saling Isi (Rectoverso). Teknik ini menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.

  5. Tinta Berubah Warna. Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

  6. Tulisan Mikro. Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan menggunakan kaca pembesar.

  7. Tinta Tidak Tampak. Hasil cetak tidak kasat mata yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.

  8. Gambar Tersembunyi. Ada tulisan tersembunyi yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

Amati contoh tanda pengaman di spesimen pecahan Rp100.000 berikut ini:

Jangan langsung panik, jika suatu kali Anda menemukan atau menerima sejumlah uang kertas yang tampak mencurigakan, sebelum melapor ke polisi, Anda bisa mengajukan permohonan klarifikasi keaslian uang ke kantor-kantor Bank Indonesia di daerah Anda atau ke bank umum terdekat. Bank umum akan meneruskan permohonan klarifikasi tersebut ke Bank Indonesia.  

Berikut caranya:

  1. Menyampaikan surat permintaan klarifikasi yang sudah ditandatangani pemohon.
  2. Melampirkan fisik uang yang diragukan keasliannya.
  3. Menandatangani berita acara serah terima uang yang diragukan keasliannya.

    Bila uang yang diragukan keasliannya tadi dinyatakan palsu oleh Bank Indonesia, Anda tidak akan mendapat penggantian dan kasus tersebut akan diteruskan ke pihak POLRI. Tapi jika uang tersebut dinyatakan asli, Anda akan mendapat penggantian sejumlah nominal uang secara tunai atau dengan cara ditransfer, jika yang mengajukan klarifikasi adalah bank.

    Para pelaku pemalsuan uang diancam hukuman penjara seumur hidup. “Hingga saat ini, kerja sama Bank Indonesia dengan pihak penegak hukum untuk menangani kasus pencucian uang sudah sangat baik. Vonis berat yang diberikan pada pelaku pemalsuan uang diharapkan bisa memberikan efek jera,” jelas Erik.

BERITA EDUKASI

Error: View d034c25jmz may not exist

Hubungi Kami

Butuh tambahan modal untuk usaha / menikah / sekolah / pendidikan / renovasi dll kami siap membantu Anda, telp ke

Kantor Pusat BPR CAR
Bumi Serpong Damai, Sektor 1.1 Blok D No.10.
Tangerang Selatan – 15318

Telepon : (021) 537 7963 & (021) 538 5170 – 73
Rekening Transfer

Bank BCA
899 0306 789
PT. BPR CENTRAL ARTHA REZEKI

BANK MANDIRI
128 0 000 000 999
PT. BPR CENTRAL ARTHA REZEKI

[mailpoet_form id=”3″]