BPR CAR

Kebutuhan masyarakat akan pinjaman dana seringkali disalah-gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sejatinya, pihak lembaga keuangan yang terpercaya tidak pernah memberatkan para calon nasabah. Mereka hanya menjalankan prosedur agar kedua belah pihak aman dan terhindar dari penipuan atau kredit macet. Tetapi jika ada pihak yang menawarkan pinjaman dengan iming-iming tidak masuk akal, maka Anda tak boleh terperdaya. Mungkin Anda memang sedang butuh dana cepat online, tetapi jangan sampai Anda tertipu. Karena modus yang dilakukan para penipu sudah merambah ke dunia online.

Agar kita semua semakin waspada, berikut ini beberapa penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini:

DONASI FIKTIF

Ketika ada bencana alam atau perang di suatu daerah atau suatu Negara, ada saja oknum yang memanfaatkan simpati masyarakat untuk mengeruk keuntungan bagi dirinya atau kelompoknya sendiri. Donasi fiktif ini biasanya disertai dengan foto-foto korban yang menyayat hati.

Sehingga muncul keinginan untuk membantu mengurangi beban para korban. Sistem donasinya biasanya berupa transfer ke rekening tertentu dan mereka menjanjikan bahwa uang donasi tersebut akan langsung disalurkan ke mereka yang membutuhkan. Secara kasar mata, kita memang sulit untuk melacak apakah donasi ini nyata atau hanya penipuan belaka.

Nah, untuk terhindar dari penipuan berkedok donasi ini, Anda perlu perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Cek apakah ada teman Anda yang berpartisipasi dalam donasi ini. Dan bagaimana kredibilitas teman-teman Anda tersebut.
  • Tanyakan tentang detail pemberian bantuan, seperti kapan uang akan diserahkan kepada korban, apakah ada laporan pertanggung jawaban, dll.
  • Tanyakan apakah sebelumnya sudah pernah mengadakan donasi serupa.

ARISAN FIKTIF

Yang satu ini adalah penipuan yang akhir-akhir ini semakin marak dan kebanyakan korbannya adalah para wanita. Jika ada arisan yang menawarkan return tinggi, maka Anda harus waspada. Jika Anda tertarik untuk mengikuti arisan online, Anda harus teliti dan cermat. Karena esensinya arisan adalah untuk silaturrahmi.

Mayoritas arisan fiktif menggunakan skema piramida dimana anggota yang terlebih dulu menginvestasikan dana maka dia lah yang memperoleh keuntungan paling besar, karena keuntungannya diambil dari anggota yang masuk belakangan. Skema seperti ini tentu saja sangat rawan.

Nah, untuk menghindari arisan fiktif, cek beberapa hal berikut ini:

  • Pastikan arisan yang akan Anda ikuti mempunyai sistem iuran yang masuk akal.
  • Pastikan ketua dan anggotanya sudah Anda kenal dengan baik.

BELANJA ONLINE FIKTIF

Jenis penipuan yang satu ini sudah memakan banyak korban tetapi masih tetap banyak pula pelakunya. Motifnya adalah si penipu mengaku sebagai penjual online. Ketika ada konsumen yang membeli produknya, maka dia menghitung berapa harga dan ongkir yang harus dibayarkan oleh si pembeli.

Begitu uang sudah ditransfer, nyatanya barang tak kunjung dikirim dan nomer kontak si penjual sudah tidak aktif lagi.

Nah, untuk terhindar dari penipuan ini, perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Cek kredibilitas si penjual.
  • Berbelanja di marketplace lebih aman. Karena pihak marketplace akan menahan uang yang Anda transfer sebelum barang sampai ke tangan Anda dan Anda melakukan konfirmasi telah menerima barang.

PEMBERI KREDIT FIKTIF

Banyak masyarakat yang butuh dana cepat online untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk tambahan modal bisnisnya. Tetapi seringkali hal ini dijadikan ajang untuk menipu bagi pihak yang tak bertanggung jawab.

Untuk menghindarinya, cek beberapa hal berikut ini:

  • Cek kredibilitas lembaga pemberi kredit.
  • Apakah pemberi kredit tersebut mempunyai kantor atau hanya beroperasi secara online.
  • Apakah sudah dilindungi OJK.

Contoh lembaga pemberi kredit yang tepat dan terpercaya adalah BPR CAR (Central Artha Rezeki) yang bisa Anda lihat di www.bprcar.com. Di sana, Anda bisa melihat berbagai fasilitas dan layanan yang akan membantu Anda untuk lebih berkembang dengan rasa aman dan nyaman.

Salam Sukses.

Daftarkan email anda.